pada sebuah pilihan...
pilihan selalu terbentuk dari sebuah harapan, dan dilandasi keyakinan...
ini tentang pilihan pasangan hidup, ini ceritaku..
entah apa yang membuat pikiran ini mengelana ke masa itu, masa masa pencarian... ;)
setiap kali aku menyukai seorang pria, ada 3 kesamaan, pintar bahasa inggris, aktivis pada satu/dua organisasi, dan berkepribadian "kuat" atau "tegas"? (gitu gitu dech...)
Why..???
Karena pada merekalah dengan kriteria tersebut, menurut perhitunganku (yang baru kusadari saat ini) harapan harapan atau bisa dibilang impianku impianku akan terjembatani. Seperti lagunya Maudy Ayundya...
...hidupkan lagi mimpi mimpi, cita cita... cinta cinta...
yang lama ku pendam sendiri...
berdua, kubisa percaya...
Dari duluuuu sekalii, aku selalu ingin keluar dari kotak ini. Pergi berkelana melihat dunia, wajah wajah baru, udara baru...cakrawala yang baru...
Tapi dengan kesadaran penuh, akan keterbatasanku, kekurang PDanku... maka aku mencari tangan yang akan menggandengku menuju impian impian tersebut...
Pada akhirnya, aku menemukan keyakinan pada pria ini...padanya aku berharap.
harapan akan mimpi mimpi yang belum tergapai... berkeyakinan bahwa pria ini punya kemampuan untuk membawaku berjalan keluar dari kotak ini...melihat dunia luar yang belum pernah kukenal..
Tetapi..
pernikahan, kehadiran anak anak, kesibukan mengurus keluarga kecil dan keluarga besar.... seperti menenggelamkan semua mimpi itu...
Sampai pada titik dimana benturan bertubi, menghempaskan aku pada ingatan akan semua impian itu...
Impian yang tidak seharusnya kusimpan sendiri, impian yang tidak seharusnya hanya kutitipkan pada pria yang menikahiku. Impian yang seharusnya melebur menjadi milik KAMI...
Banteran, 14 Mei 2016
Saturday, May 14, 2016
Wednesday, May 4, 2016
titen alias teliti...
titen alias teliti...
kejadian di al** mart hari ini membuat saya bersyukur, memilikimu kangmas Anggit...
pelajaran pelajaran berharga yang sering terabaikan. "Teliti dulu..."
Jadi tadi pagi saya hunting diskonan di toko tersebut, saya belanja sambil berhitung... sampailah saat ke kasir. Ketika sang kasir menyebutkan sebuah angka, dahi saya langsung berkerut.. karena selisihnya terlalu banyak dari hitungan kasar saya, tapi saya tetap mengulungkan uang saya dan menunggu kembalian beserta struknya untuk saya cek. Ehhh, si masnya cuma kasih kembalian... tentu saja saya langsung menanyaka struk saya. Kata masnya
"maaf bu ini sedang macet ",
"okey saya tunggu mas"
"iya bu maaf sebentar ya bu"
"iya gpp"
utak utik, ga tau apa yang diutak utik..
"oiya bu ini diskon ya bu"
"iya mas, mna struk saya? sudah bisa kan?"
"iya bu, ini ternyata totalnya sekian bu..." (selisih lebih dari 10rb)
"iya saya tau, mangkannya saya minta struknya"
"iya bu, ini jadi kembaliannya sekian ya bu"
wessslah.... ini mah modus dari si kasir..
kejadian di al** mart hari ini membuat saya bersyukur, memilikimu kangmas Anggit...
pelajaran pelajaran berharga yang sering terabaikan. "Teliti dulu..."
Jadi tadi pagi saya hunting diskonan di toko tersebut, saya belanja sambil berhitung... sampailah saat ke kasir. Ketika sang kasir menyebutkan sebuah angka, dahi saya langsung berkerut.. karena selisihnya terlalu banyak dari hitungan kasar saya, tapi saya tetap mengulungkan uang saya dan menunggu kembalian beserta struknya untuk saya cek. Ehhh, si masnya cuma kasih kembalian... tentu saja saya langsung menanyaka struk saya. Kata masnya
"maaf bu ini sedang macet ",
"okey saya tunggu mas"
"iya bu maaf sebentar ya bu"
"iya gpp"
utak utik, ga tau apa yang diutak utik..
"oiya bu ini diskon ya bu"
"iya mas, mna struk saya? sudah bisa kan?"
"iya bu, ini ternyata totalnya sekian bu..." (selisih lebih dari 10rb)
"iya saya tau, mangkannya saya minta struknya"
"iya bu, ini jadi kembaliannya sekian ya bu"
wessslah.... ini mah modus dari si kasir..
Subscribe to:
Comments (Atom)