perasaan manusia itu sukar ditebak...
merasa "aman"
apakah bener2 aman...apakah nyaman?... *_^
motivasi itu datangnya suka ga terduga...
seorang temen, yang hidupnya "sepertinya", NYAMAN dan AMAN...
suami py gaji besar (meski harus kerja pagi hingga maghrib), tunjangan bagus...bonus gede... uang lembur lumayan...
tiba2... ada kabar ada "perampingan" di perusahaan...
sementara selama ini mereka hanya berpikir untuk investasi n bisnis...
tp hanya berpikir tanpa bertindak...
dan sekarang mereka buru2 menghitung, dan terburu2 mencari peluang bisnis...
mereka bingung, karena mereka tak pernah siap untuk berbisnis...
bisnis=resiko
mereka tak siap dengan resiko, mereka hanya butuh "merasa" aman..
gaji besar, yg dipotong asuransi, cicilan rumah, cicilan motor.. bahkan cicilan perabot rumah tangga...
yang selalu habis diakhir bulan tanpa menyisakan tabungan...
tp aku punya asuransi pendidikan anak n asuransi pensiun kata mereka...
asuransi bukanlah investasi yg bagus... tp membuat "merasa aman"
nah..ketika tiba2 penghasilan turun drastis (si istri bekerja juga), bagaimana dengan premi asuransi yg masih sekian tahun...
bagaimana cicilan rumah..
bagaimana...
so...
mulailah dr sekarang, realistis...mengamankan finansial kita.. untuk hari tua dan anak2..dan untuk memberi...
daan bukankah muslim yang kaya jauh lebih baik drpada muslim yang miskin... *_^
(hr ini saya sedang belajar memotivasi diri, untuk lebih bijak melihat kehidupan kami, uang bukan segala2nya...tp dengan uang banyak hal yang bisa kita lakukan ^_^)
smile like me...ahay.. -bunda naya-
No comments:
Post a Comment