Saturday, December 13, 2014

peluk

aku memilih memeluknya
menyiapkan loker yang tepat
hingga saat aku bisa menyimpannya

bukan karena aku hebat
tapi karena aku biasa2 saja
tak kutentang yang sudah kudapat

meski darahnya masih menetes
itu hanya soal pikiran
saat kita menganggapnya tak sakit
maka sakitpun pergi

tak kuingkari,
rasa seringkali menutupi pikiran
tapi tak masalah
karena aku akan membaliknya kembali

karena aku memilih senyum



Monday, December 1, 2014

bersiap untuk di goblok2in seisi dunia....entah sakit jiwa nomor berapa yang kuidap.
kalaupun akhirnya arsenik menyusuri nadiku...
aku sudah berbuat sesuatu, untuk seorang yg menginginkannya.

berharap..pada akhirnya ikhlas itu menjadi satu2nya pilihanku,
karena aku berharga...
kuijinkan tangis mengalir untuk bertemu dengan ikhlas,
tapi takkan kuijinkan ia mengalir untuk sebuah dendam...

hmmmm....