Wednesday, April 20, 2016

Komunikasi lagi

beberapa curhatan kawan yang sebenarnya serupa...

Seorang ibu dalam kondisi lelah dan ingin secuil perhatian, mencoba trik dengan cara "pergi" dari suaminya.  Dan saya  sesalkan adalah tidak memikirkan kondisi anak anaknya...
Dan beliau hanya ingin sekedar di telpon "dimana? pulanglah, kasihan anak anak", begitu katanya...kata kata itu cukup adem dan akan membuatnya bergegas pulang.  Tapi yang ia dapat adalah.
"dimana? pulang nggak?"
"nggak"
"owh.." klik telpon di tutup...
Sakit, kecewa yang istri rasakan...
Dan suaminya tidak tau, sementara suaminya kebingungan karena bayinya menangis, telponlah kesana kemari...hingga semua orang tau..kalau sang istri tak pulang...
Dimana kesalahannya... ????

Seorang istri lain pun hampir setiap hari mengeluhkan perlakuan suaminya...
Aku sedang hamil, mbok ya bantuin momong anak.
Aku sedang di dokter karena kehamilanku lemah, eh di telpon mlah bilang "ngapain ke dokter?" alih alih nyusul ke dokter malah bertanya santai seperti itu.
dan banyak lagi keluhan serupa..
Apa yg salah????

sekedar pandanganku, bahwa komunikasi adalah kunci utama dalam setiap hubungan... Komunikasi yang benar, terbuka tanpa tedeng aling aling, tanpa jaim, seperti sahabat...
Komunikasi yang terjalin kuat dan lama...akan menghasilkan saling memahami atau sekedar saling mengerti.  Jangan pernah berpikir untuk mengubah seseorang, karena bukan hal mudah mengubah watak kecuali atas kemauan sendiri.  Cukuplah menerima, dan memberi jalan agar watak/sifat yang tidak disukai bisa berubah atas inisiatif diri sendiri.
Menerima, penerimaan yang tulus..karena sejatinya hubungan dalam ikatan perkawinan adalah saling melengkapi.  Bukan menjadi sama...
Saling mendukung, bukan saling melemahkan...








No comments:

Post a Comment