dan disini...
dengan kaca pembesar..
menatap panggung megah nun disana
lakon berperan jujur lugu atau penuh tipu
sesaat seringai mengancam...
dilain waktu memeluk untuk merebut...
atau menghilang begitu saja...
kadang seperti pungguk...
yang kemudian berjalan
pongah...
menantang segala kebaikan...
memanipulasi untuk mendapatkan penuh...
dilain sisi, tawa membahana
seperti badai terdasyat
tertuju pada sepasang mata yang sendu
yang tak mampu lagi beradu
tak ada lagi kejujuran,
karena cahaya yang terlalu terang membutakan
bahkan untuk cahaya itu sendiri
maka disini...
hanya bisa melihat..
tak ada daya untuk beranjak
No comments:
Post a Comment