Wednesday, November 26, 2014



dan disini...
dengan kaca pembesar..
menatap panggung megah nun disana

lakon berperan jujur lugu atau penuh tipu
sesaat seringai mengancam...
dilain waktu memeluk untuk merebut...
atau menghilang begitu saja...

kadang seperti pungguk...
yang kemudian berjalan  pongah...
menantang segala kebaikan...
memanipulasi untuk mendapatkan penuh...

dilain sisi, tawa membahana
seperti badai terdasyat
tertuju pada sepasang mata yang sendu
yang tak mampu lagi beradu

tak ada lagi kejujuran,
karena cahaya yang terlalu terang membutakan
bahkan untuk cahaya itu sendiri

maka disini...
hanya bisa melihat..
tak ada daya untuk beranjak

No comments:

Post a Comment